Halo, Aku Kak Flo, Kakak akan mengajarkan cara membersihkan gigi dengan baik dan benar. Mau tahu caranya?
Itulah potongan penjelasan kuliah bersama Director Predoctortoral Implant Program, University of Illinois at Chicago College ,Prof.Cortino Sukotjo DDS, Ph.D, MMSc, FACP ,menggunakan comic digital,di Universitas Yarsi.secara daring dan luring, kemarin.
Menurut Prof.Cortino potongan diatas merupakan comic dan augmented reality (AR), teknologi menggabungkan benda maya (2 atau 3 dimensi)).
Dimasa datang penggunaan comic akan banyak digunakan dalam proses pendidikan bagi para mahasiswa fakultas kedokteran(FK) dan fakultas kedokteran gigi(FKG). Termasuk para dokter dan dokter gigi dalam memberikan layanan pada pasien terutama anak-anak.
Kehadiran peraihi Certificate Prosthodontics-Master Harvard School of Dental Medicine di Universitas Yarsi banyak memberikan pengetahuan dan pengalaman.
Seperti membangun project artificial intelligence (AI), penggunaan AI dalam berkomunikasi dengan pasien, penggunaan realitas maya atau virtual reality (VR) dalam menangani kasus pasien yang sulit, seperti sakit jantung, ortopedi, gigi,
Prof Cortino mengatakan,VR sudah mulai banyak digunakan dunia pendidikan kedokteran, dokter gigi (dental anatomi dan bedah). Contohnya pasien akan dioperasi, pasien itu di scan lebih dulu, lalu dipelajari organ-organnya dengan teknologi VR
Contoh lainnya, dalam sebuah klinik virtual tiga dimensi, lewat perangkat oculus dipasangkan di kepala dan telapak tangan, mahasiswa kedokteran gigi bisa menggunakan peralatan virtualnya seperti pisau bedah dan bor setelah itu melakukan simulasi pemasangan implan gigi pada seorang pasien virtual.
Prof Cortino juga cerita simulasi praktik pendidikan mahasiswa FKG dan FK serta pengembangan program VR dilakukannya bersama rekannya, Dosen Universitas Florida, Markus Santoso,Ph.D.
“Dalam masa pandemi covid-19 dan ditengah pembatasan sosial , VR menjadi metode alternatif pembelajaran,” tambahnya
Selain VR , alumnus Ph.D bidang Oral Biology Universitas California,Los Angeles juga bicara tentang Metaverse,penggunaannya dalam mendukung pekerjaan dan studi,rapat ,presentasi dalam 3 dimensi, berkolaborasi dalam VR room,
Kemudian pengembangan e-Typodont, sebuah perangkat AR untuk melakukan simulasi implan gigi. Serta tak lupa Prof Cortino juga membahas mengenai 10 key benefit of VR in education secara ringkas, diantaranya . yaitu The time machine effect , lewat realita maya peserta didik dapat merasakan budaya dan peristiwa sejarah secara langsung.
Menariknya lagi, saat presentasi Prof Cortino selalu adanya pemutaran vidio pengajaran penggunaan teknologi termasuk upload video.
Kini Universitas Yarsi(UY)sedang berfikir kedepan, visi penelitian menjadi kekuatan sehingga UY bermutu tinggi , mampu bersaing dan unggul, Prof Cortino memberikan masukan ,pada proyek-proyek sedang atau akan dilakukan harus dibikin proritas. Pada pekerjaan yang sulit segera dibikin aplikasinya(VR), UY harus investasi internet, infrastruktur, keamanan,
Untuk meraih sukses lagi, jangan ada kerajaan-kerajaan. “Budayanya harus dirubah, semua program studi harus bekerjasama,biasakan kolaborasi dan harus berfikir positif,” tutup Prof Cortino