Masalah-masalah itu menunjukkan bahwa perlindungan terhadap Perempuan masih menjadi tugas besar bagi bangsa Indonesia. Menurut data CATAHU (Catatan Tahunan) Komnas Perempuan Maret 2023, selama kurun waktu 23 tahun pencatatan kasus kekerasan terhadap perempuan (2001-2023), jumlah pengaduan kasus menurun pada tahun 2022 dari tahun sebelumnya, yaitu menjadi 457.895 dari 459.094, . Sebanyak 339.782 dari total pengaduan tersebut adalah kekerasan berbasis gender (KBG), yang 3442 diantaranya diadukan ke Komnas Perempuan. Setiap ibu perlu mengembangkan perlindungan baik terhadap perempuan dan anak khususnya memperhatikan karakteristik dan kebutuhan setiap ibu maupun anak. Untuk itu pengusul mengambil inisiasi untuk memberikan edukasi kepada Bapak dan Ibu karena Bapak/Ibu merupakan pemegang peran penting dalam keberhasilan suatu keluarga dan masa depan anak.
Pelaksanaan Kegiatan
Kegiatan penyuluhan di lakukan pada Minggu, 14 Januari 2024 secara langsung di Kelurahan Ujung Menteng, Cawang, Jakarta Timur. Acara dibuka oleh pihak Keluarahan Ujung Menteng dan Dekan Fakultas Hukum Universitas YARSI kemudian dilanjutkan dengan materi. Sebelum materi diberikan, panitia membagikan lembaran tes awal (pre test) kepada para peserta penyuluhan untuk dikerjakan dan kemudian dikumpulkan kembali. Pemberian materi penyuluhan diberikan secara bergantian oleh 3 (tiga) orang narasumber yang berkompeten.
Hasil Kegiatan
Berdasarkan pemantauan dan pengamatan, selama berlangsungnya kegiatan, perhatian para orangtua terhadap materi-materi yang disampaikan cukup tinggi. Hal ini dapat dilihat dari tingginya perhatian para orangtua dan banyaknya para orangtua yang mengajukan pertanyaan. Serta dapat dilihat pada diskusi tanya jawab antusias para peserta cukup tinggi dan Ketika diajukan pertanyaan balik para orangtua menjawab dengan baik dan penuh semangat. Serta dilihat dari hasil perbandingan tes awal (pre-test) dan tes akhir (post-test) yang diajukan peningkatan kemampuan orangtua dalam menjawab soal meningkat dengan baik.
Kesimpulan dan Saran
Berdasarkan hasil yang dicapai, dapat disimpulkan bahwa dilihat dari evaluasi awal dan evaluasi akhir diperoleh hasil yang meningkat secara signifikan sehingga dapat dikatakan bahwa penyuluhan merupakan salah satu cara yang cukup efektif untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat pentingnya edukasi hak Perempuan dan anak dalam peningkatan kualitas keluarga. Untuk waktu yang akan datang dengan adanya kegiatan ini, maka materi yang didapatkan dari penyuluhan ini dapat diimplementasikan oleh masyarakat Kelurahan Ujung Menteng, Cakung, Jakarta Timur dalam pola perilaku mereka dalam kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat.
Kegiatan ini sudah dipublikasi di jurnal nasional https://academicjournal.yarsi.ac.id/iac/index.php/iac/article/view/153